Select Page

Pegawai di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara khususnya Pegawai GBK telah melaksanakan vaksinasi COVID-19 tidak hanya bagi pegawainya, tetapi juga diberikan kepada para petugas kebersihan, petugas pertamanan, petugas pengemudi GBK Mini Electric Bus dan petugas lapangan lainnya. Pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan dalam dua tahap. Vaksinasi dosis pertama dilakukan serempak pada tanggal 1 Maret 2021 hingga 12 Maret 2021 bertempat di masing-masing Satuan Kerja. Selang 14 hari kemudian vaksinasi dosis kedua dilaksanakan pada 15 Maret 2021 hingga 24 Maret 2021 ditempat yang sama. Di GBK vaksinasi dosis pertama dilaksanakan di GBK Arena.

Mengutip keterangan dari Tim Satgas COVID-19-Kementerian Kesehatan yang bertugas di GBK, dr. Amni Rifdania (24/3/2021) menyatakan bahwa vaksin adalah benteng pertahanan kedua bagi setiap individu. Benteng pertahanan pertama agar tidak terpapar virus COVID-19 adalah dengan melaksanakan protokol kesehatan. Sementara, benteng kedua adalah vaksinasi COVID-19. Pelaksanaan vaksinasi itu sendiri terbagi dalam dua tahap penyuntikan dosis. Terdapat jeda waktu penyuntikan vaksin COVID-19 antara dosis pertama dan kedua yaitu 14 hari hingga 28 hari untuk kelompok umur 18-59 tahun.

Vaksinasi yang digunakan adalah Sinovac yang telah melalui uji klinis dan terjamin kehalalannya sehingga masyarakat tidak usah ragu terhadap keamanan dan manfaatnya. Vaksinasi COVID-19 dosis pertama berfungsi untuk mengenalkan virus mati (inactivated virus) Covid-19 kepada si penerima. Kemudian virus tersebut akan bekerja menciptakan respon antibodi pada kekebalan tubuh. Sementara, vaksinasi dosis kedua berfungsi untuk mengoptimalkan kekebalan tubuh atau imunitas terhadap virus COVID-19. Setelah menerima vaksinasi COVID-19 tidak serta merta pegawai GBK atau penerima vaksin lainnya dapat hidup normal, tetapi kita harus terus beradaptasi dengan kebiasaan baru dan pastinya tetap menjalankan protokol Kesehatan.