Select Page

FIFA (Fédération Internationale de Football Association) pada 24 Oktober 2019 di Shanghai, Cina telah menetapkan Indonesia sebagai Tuan Rumah penyelenggaraan Piala Dunia Sepakbola U20 Tahun 2021. Perwakilan FIFA dan PSSI pun telah menyambangi beberapa stadion di Indonesia untuk melihat venue yang layak untuk menggelar pertandingan sepakbola terbesar di dunia ini. Pemerintah yang diwakili oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga pada 22 Januari 2020 telah menetapkan 6 stadion yang akan dipakai yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) – Jakarta, Stadion Pakansari – Bogor, Stadion Manahan – Solo, Stadion Mandala Krida – Yogyakarta, Stadion Gelora Bung Tomo – Surabaya, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta – Bali.

Stadion Utama GBK telah beberapa kali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan event bertaraf internasional. Dalam event sepakbola, Stadion Utama GBK pernah menjadi tuan rumah Piala Asia pada 2007, dan tahun 2021 yang akan datang akan digelar Piala Dunia U20. Tidak hanya memiliki kapasitas yang besar yaitu 77.192 kursi, Stadion Utama GBK juga dilengkapi berbagai infrastuktur yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk disabilitas. Selain itu, rumput berjenis Zeon Zoysia yang bersertifikasi internasional akan menjadi bagian yang paling banyak dilirik tidak hanya oleh pemain tetapi juga penonton. Di dalam kawasan GBK juga terdapat beberapa lapangan sepakbola terbuka yang dapat digunakan untuk latihan tim-tim peserta piala dunia.

Untuk menyiapkan berbagai kelengkapan yang dibutuhkan dalam menggelar laga piala dunia, rencananya dalam waktu dekat, Manajemen GBK, PSSI dan FIFA akan duduk bersama membahas hal tersebut. Diharapkan penyelenggaraan Piala Dunia U20 Tahun 2021 dapat mendulang kesuksesan penyelenggaraan event Asian Games dan Asian Para Games 2018 lalu, serta Indonesia mampu mengukir prestasi pada event akbar yang diselenggarakan 4 tahun sekali ini.