Select Page

Salah satu venue di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) kembali digunakan untuk menggelar vaksinasi massal dosis pertama bagi para jurnalis dari berbagai media di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Hall Basket GBK ini digelar selama 3 hari sejak tanggal 25 hingga 27 Februari 2021. Proses vaksinasi dibagi dalam 3 sesi dalam satu hari yaitu sesi pertama pukul 08.00-10.00 WIB, sesi kedua pukul 10.00-12.00 WIB, dan sesi ketiga pukul 13.00-16.00 WIB. Ditargetkan sebanyak 5.500 orang jurnalis dan awak media akan menjalani vaksinasi COVID-19.

Ratusan jurnalis dan awak media sudah mulai mendatangi Hall Basket GBK sejak pagi hari. Para jrunalis dan awak media mengantri dengan tertib dan menjalankan protokol kesehatan yang berlaku. Sekitar pukul 09.15 WIB, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang didampingi oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate dan Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh meninjau langsung kegiatan vaksinasi ini mulai dari skrining awal hingga pasca vaksinasi.

Dalam keterangan persnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi COVID-19 ini merupakan salah satu upaya untuk membuat perlindungan bagi para jurnalis dan awak media yang menjalankan tugas kesehariannya berada langsung di lapangan dan sering berinteraksi dengan narasumber serta tokoh lainnya. Pemberian vaksinasi massal ini juga merupakan implementasi dari janji beliau saat puncak perayaan Hari Pers Nasional yang digelar pada 9 Februari 2021 lalu.
“Sesuai dengan yang saya sampaikan saat hari pers nasional, bahwa kita ingin dahulukan insan pers untuk divaksinasi, dan Alhamdulillah sudah dimulai untuk 5.500 awak media yang prosesnya semuanya berjalan dengan lancar, berjalan baik dan kita harapkan memberikan perlindungan kepada awak media di lapangan yang sering berinteraksi dengan publik, dengan narasumber”, ucap Presiden Joko Widodo.
Sebelum mengakhiri peninjauan, Presiden Joko Widodo menyempatkan waktu untuk berbicara dengan beberapa vaksinator dan beberapa jurnalis penerima vaksin.