Select Page

Dalam rangka mewujudkan salah satu visi pemerintah yaitu mengembangkan dan memanfaatkan energi terbarukan tidak lama lagi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kerja sama pembangunan ini dimulai dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan Kerja Sama Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Komplek pada Selasa, 16 Maret 2021. Nota Kesepakatan Kerja Sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPKGBK), Rakhmadi A. Kusumo bersama Direktur Utama PT. Pertamina Power Indonesia, Dannif Danusaputro dan disaksikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dan Direktur Utama PT. Pertamina (Persero), Nicke Widyawati.

Dalam kerjasama ini, PPKGBK akan menyiapkan lokasi PLTS dan Pertamina mempersiapkan studi kelayakan teknis meliputi jenis panel surya yang relevan, kekuatan struktur bangunan eksisting, sistem kelistrikan, keamanan publik dan studi terkait lainnya. Nantinya PLTS yang akan dibangun di kawasan GBK akan berkapasitas sebesar 1,2 MW.

Dalam keterangan tertulisnya pada Rabu 17 Maret 2021, Menteri Sekretaris Negara RI, Pratikno menyampaikan bahwa Kementerian Sekretariat Negara selaku Pemilik Aset Negara menyampaikan terima kasih kepada Pertamina yang telah mendukung upaya Pemerintah dalam pemanfaatan aset negara dengan membangun PLTS di kawasan GBK. “Kita berupaya keras untuk semakin go green dan memanfaatkan tanah negara sepenuhnya untuk publik. Kita ingin memberikan kontribusi yang terbesar untuk masyarakat ke depan,” jelasnya.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati turut menyambut positif kerja sama pembangunan PLTS di GBK. “Ini potensi terbesar, selain meningkatkan realisasi program renewable energy juga dapat meningkatkan nilai ekonomis serta ikut mendukung upaya pengembangan bisnis energi yang berkelanjutan sesuai dengan implementasi ESG (Environment, Social and Governance),” tutup Nicke.