Select Page

Presiden Republik Indonesia resmi meluncurkan Sertifikasi Elektronik Tenaga Kerja Konstruksi Indonesia pada 12 Maret 2019 di Istora GBK. Dalam sambutannya, Presiden Republik Indonesia menyampaikan bahwa dunia konstruksi mengalami dinamika yang pesat diiringi dengan teknologi canggih yang bermunculan sehingga diperlukan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Selaras dengan hal tersebut, sebanyak 16.000 sertifikat kompetensi kerja dibagikan kepada 13.900 peserta tenaga kerja terampil dan 2.100 tenaga kerja ahli bidang konstruksi dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Diharapkan dengan adanya tenaga kerja yang memiliki sertifikat ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja dibidang pembangunan infrastruktur.