Select Page

Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menyelenggarakan kegiatan bertajuk, “Olympic Movement In Action” pada 2 Agustus 2019 di Plaza Selatan Gelora Bung Karno (GBK). Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Umum KOI ini dihadiri oleh para Pengurus KOI, atlet, pelajar dan mahasiswa. Dalam sambutannya, Erick Thohir, Ketua Umum KOI, menyatakan bahwa “Ketika kita siap untuk berkompetisi, apalagi dalam Olimpiade, artinya kita siap berperan. Kita harus bisa jadi juara sekaligus mengharumkan nama bangsa. Kalau kita tidak siap untuk ikut dalam kompetisi, jangan salahkan bangsa lain yang bisa saja mengambil peran kita itu. Hal yang terpenting adalah generasi muda harus dapat bersaing secara sehat.”
Melalui kegiatan ini, diharapkan para generasi muda dapat menekuni sekaligus mencetak prestasi dalam suatu cabang olahraga yang sesuai dengan minatnya masing-masing. Kedepannya, kita ingin bangsa ini terus menghasilkan atlet-atlet yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, terutama melalui Olimpiade.

Tahun lalu, Indonesia telah berhasil menjadi tuan rumah Asian Games XVIII. Kedepannya Indonesia bercita-cita untuk dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan olimpiade tahun 2032 yang akan datang.

Kegiatan Olympic Movement In Action menampilkan berbagai stand dari cabang-cabang olahraga antara lain karate, taekwondo, dayung, bulutangkis, panahan, menembak, tenis, panjat dinding, senam, hoki, golf, jetski, dan beberapa olahraga lainnya termasuk e-sport. Para pengunjung tidak hanya melihat tetapi mereka juga dapat mencoba langsung dibawah bimbingan masing-masing atlet pada masing-masing stand cabang olahraga.

Selain itu, terdapat pula stand organisasi yang menangani pelatihan dan kompetisi olahraga khusus bagi kaum tuna grahita yaitu Special Olympics Indonesia (SOINA).

Kedepannya kegiatan Olympic Movement In Action akan dilaksanakan secara berkala untuk mensosialisasikan dan mengobarkan semangat olimpiade.