Select Page

Menteri beserta jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga menyambangi GBK Arena pada Jum’at, 10 Juli 2020. Menteri Pemuda dan Olahraga yang juga menjabat sabagai Ketua Panitia Penyelenggara Piala Dunia U-20 Tahun 2021 (Indonesia FIFA u-20 World Cup 2021 Organizing Committee/INAFOC) meninjau langsung fasilitas yang ada di GBK Arena terkait persiapan kantor INAFOC. Di dasari beberapa faktor yaitu prasarana dan sarana yang memenuhi standar, lokasi yang strategis di pusat kota sehingga dapat diakses dari berbagai arah, dan tidak jauh dari venue latihan maupun pertandingan. Selain itu, GBK Arena pernah digunakan untuk kantor Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) pada 2018 lalu.

“Kami meninjau tempat, sekretariat untuk panitia penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 nanti. Kami lihat gedung ini (GBK Arena) karena pernah digunakan untuk Asian Para Games 2018. Jadi menurut kami ini tepat tempatnya. Ada pilihan lain yang ditawarkan Pak Dirut (Direktur Utama GBK), tetapi setelah kami lihat, langsung memilih ini (GBK Arena). Semua aktivitas kepanitiaan akan terpusat di sini”, ujar Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama GBK, Winarto menyampaikan penjelasan terkait penyediaan venue penyelenggaraan INAFOC, “PPK GBK sebagai venue management tentu dengan semangat menyambut event internasional ini. Lapangan-lapangan sudah kita siapkan, kami juga sudah tanda tangan kesanggupan itu sejak Juni 2019 dan terus kita pantau, sebentar lagi juga akan ada perubahan-perubahan minor di beberapa venue kita, termasuk lapangan bola. Tidak hanya di Stadion Utama, tetapi juga di Stadion Madya itu bisa digunakan. Nanti tinggal silakan pilih mau pakai yang mana,”.

Persiapan penyelenggaraan saat ini masih menunggu diterbitkannya struktur kepanitiaan dari Federation internasional Football Asosiation (FIFA), setelah itu barulah INAFOC akan berkoordinasi sesuai arahan dan ketentuan yang dikeluarkan FIFA.