Select Page

Indonesia melalui jumpa pers yang diselenggarakan secara virtual pada 14 April 2021 di Press Conference Room Stadion Utama GBK memastikan kesiapan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Bola Basket Se-Asia “FIBA Asia Cup 2021”. Jumpa pers ini dihadiri oleh Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewabrato, Direktur Eksekutif FIBA Asia Hagop Kharijian, Ketua Panitia Pelaksana Jakarta FIBA Asia Cup 2021 Junas Miradiarsyah, dan Wakil Ketua Umum PP. Perbasi Francis Wanandi dan diikuti oleh media nasional maupun internasional serta para pecinta bola basket.

FIBA Asia Cup 2021 rencananya akan digelar pada 17 hingga 29 Agustus 2021 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Kejuaraan ini merupakan event olahraga internasional pertama di tingkat Asia yang dilaksanakan di Indonesia selama masa pandemi COVID-19.

Dalam acara jumpa pers ini diluncurkan juga logo FIBA Asia Cup 2021. Logo ini menampilkan ciri khas Indonesia yaitu perpaduan antara corak batik dan Elang Jawa.

“Saya antusias menyambut peluncuran logo FIBA Asia Cup 2021. Sebuah logo yang membawa identitas Indonesia yang kental ke dalamnya. Saya sangat yakin logo FIBA Asia Cup 2021 akan menginspirasi seluruh generasi muda, penggemar bola basket di Indonesia dan seluruh Asia untuk dukung acara yang luar biasa ini,” jelas Gatot S. Dewabrata, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Direktur Eksekutif FIBA Asia, Hagop Khajirian menyampaikan bahwa peluncuran logo ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan menuju FIBA Asia Cup 2021. Ikon visual ini memadukan atribut unik Piala Asia FIBA dan Indonesia sebagai negara tuan rumah penyelenggaraanya. Hagop juga menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Komisi Medis FIBA, Komite Olimpiade Internasional (IOC) hingga World Health Organization (WHO) untuk merancang protokol kesehatan yang tepat.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana Jakarta FIBA Asia Cup 2021, Junas Miradiarsyah menyatakan bahwa panitia pelaksana akan berupaya agar rangkaian kegiatan kejuaraan bola basket Se-Asia ini dapat terselenggara dengan sukses tanpa terdampak kasus COVID-19. “Fokus kami adalah bagaimana kami bisa menggelar event dengan sukses tanpa kasus COVID-19 karena kami ingin ajang ini menjadi event internasional pertama yang digelar di tengah pandemi. Kejuaraan ini merupakan sebuah tantangan, sekaligus peluang bagi kami sebagai pihak penyelenggara untuk menggelar FIBA Asia Cup 2021 dengan sukses dan memenuhi harapan dari negara-negara anggota FIBA Asia”, jelas Junas Miradiarsyah.

“Kami akan melakukan segala persiapan, baik dalam penyelenggaraan kegiatan dan juga tim nasional Indonesia agar dapat menunjukkan permainan terbaiknya sehingga mampu bersaing dengan peserta lain”, tutup Francis Wanandi.