Select Page

Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) dahulunya merupakan area komersil berupa eks. Senayan Golf Driving Range seluas 4,5 hektar yang pada tahun 2016 lalu dikembalikan fungsinya oleh Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) menjadi area konservasi hijau. Sesuai dengan visi dan misi PPKGBK yaitu menjadi kawasan olahraga terintegrasi, modern, ramah lingkungan, dan unggul di dunia.

Dalam rangka menjadikan kawasan GBK lebih ramah lingkungan dan menghijaukan Hutan Kota GBK pada Minggu, 21 Maret 2021 dilakukan penanaman sejumlah pohon yang diantaranya adalah tanaman langka, tanaman eksotik dan beberapa jenis tanaman lainnya.Tanaman eksotik yaitu Baobab (Adansonia Digitata) yang merupakan tanaman eksotik berasal dari Afrika. Tanaman langka yang juga turut ditanam antara lain Kayu Ulin (Eusideroxylon zwageri) atau yang biasa disebut kayu besi, salah satu kayu yang terkenal dan terkuat yang berasal dari Kalimantan, dan Eboni (Diospyros Celebica Bakh) yang berasal dari Sulawesi. Selain itu, ditanam juga Matoa, Tabebuia Pink, Delima, Jakaranda, Kuri, Buni, Pule, Kepel dan beberapa tanaman lainnya.

Turut hadir dan melakukan penanaman pohon secara simbolis dalam kegiatan ini antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Ahmad Basara, Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama, Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi A. Kusumo, dan Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPKGBK, Mokhamad Rofik Anwar.

Dalam sambutannya Menteri Sosial, Tri Rismaharini menyampaikan bahwa pohon yang ditanam merupakan sumbangan dari Ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden Republik Indonesia ke-5 juga selaku Ketua Umum Yayasan Kebun Raya Indonesia. “Saat itu perjuangan Bung Karno membuat lokasi ini adalah sangat berat. Namun beliau dapat mewujudkan kepada kita semua, saat ini bisa menikmati kawasan GBK yang sangat indah yang mungkin sangat sulit ditemukan di Ibu kota,”jelasnya.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly menambahkan jika aksi penanaman pohon dilakukan oleh banyak orang, maka kualitas udara di Indonesia akan semakin baik.
Dalam sambutannya Menteri Sekretaris Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan penanaman pohon di GBK yang sejalan dengan program pemerintah untuk menghadirkan ruang terbuka publik yang dapat dinikmati oleh masyarakat umum. “Kami menyampaikan terimakasih atas partisipasinya untuk penanaman pohon ini, karena ini benar-benar sesuai dengan semangat kami (Kementerian Sekretariat Negara) yang mengelola dua BLU (Badan Layanan Umum) yaitu GBK dan Kemayoran,” tutup Pratikno.