Select Page

56 TAHUN GELORA BUNG KARNO

Gelora Bung Karno (GBK) memasuki usia yang sudah tidak muda lagi. Tahun 2018 menjadi tahun yang istimewa bagi GBK karena Ulang Tahun GBK berada diantara 2 perhelatan olahraga tertinggi di Benua Asia yaitu Asian Games XVIII yang dilaksanakan pada 18 Agustus hingga 2 September 2018, dan Asian Para Games III yang akan dilaksanakan pada 6 hingga 13 Oktober 2018. Sementara HUT Ke-56 GBK jatuh pada tanggal 24 September 2018.

Kegiatan HUT ke-56 GBK diadakan dalam tiga rangkaian acara. Agenda pertama bertepatan pada tanggal jatuhnya hari ulang tahun GBK yaitu 24 September 2018 dengan acara pemberian hadiah kejutan kepada seluruh pegawai GBK. Agenda funwalk bersama seluruh pegawai GBK pada 28 September, dan agenda terakhir yaitu acara team building internal GBK yang rencananya akan dilaksanakan pada 19 Oktober 2018.

Agenda funwalk diawali dengan berkumpulnya Pegawai GBK dan tamu undangan di Pintu 6 GBK, dilanjutkan dengan acara Pekik Semangat Semarakkan Asian Para Games 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk menularkan kobaran semangat Asian Para Games, semangat manusia hebat Indonesia, semangat mereka yang mampu berprestasi dengan segala keterbatasan yang mereka miliki (kaum disabilitas) dalam ajang Asian Para Games 2018 yang sebentar lagi akan digelar di GBK.

Acara dilanjutkan dengan GBK Bersinergi melalui kegiatan flash mob yang dilakukan oleh para penari dan seluruh pegawai GBK diiringi lagu resmi Asian Para Games 2018 dan ditutup dengan kehadiran tamu kehormatan dari kaum disabilitas yang hadir membawa semangat dan spanduk HUT Ke-56 GBK. Funwalk dengan melewati Plaza Bung Karno menuju Main Couldron dan berakhir di Press Conference Room Stadion Utama GBK. Disini peringatan HUT Ke-56 GBK yang bertajuk, “56 Tahun GBK Semarakkan Asian Para Games 2018”, digelar. Diawali dengan Sambutan Direktur Utama GBK, sambutan Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara dan sambutan dari salah satu Atlet Tuna Wicara dan Tuna Rungu, Ilham Ahmad. Dengan mengunakan bahasa isyarat, memperkenalkan dirinya, menceritakan pengalamannya sebagai atlet difable dan menjelaskan kesannya terhadap GBK yang baru, “GBK yang baru sudah ramah untuk kaum difabel, tidak seperti dulu akses untuk difabelnya susah”, ujar Ilham Ahmad dengan bahasa isyarat.

Salah satu peserta penyandang tuna netra, Permas Alamsyah mendapatkan kesempatan untuk unjuk gigi memainkan drum di depan seluruh pegawai dan tamu undangan, hingga Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara dan Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha GBK turut mengiringi dan menyuguhkan sebuah lagu. Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol sekaligus rasa syukur dalam memperingati hari ulang tahun GBK yang telah berumur 56 tahun.